Meriah dan Sukses, Milad I TDA

Suksesnya Acara Kapan ya.... saya seperti mereka..???

Meriah dan Sukses, Milad I TDA

Suasana Milad

Para Calon TDA 2007

Ini dia , para wisudawan/wati

Alhamdulillah, acara kita kemarin berlangsung lancar dan meriah. Saya sempat speechless, melihat kemeriahannya. Sungguh, ini di luar dugaan saya.


Ruangan yang cukup luas ini dihiasi dengan backdrop dan spanduk-spanduk yang indah. Booth pameran di bagian belakang dipenuhi oleh para sponsor. Di jual juga cendera mata TDA berupa kaos dan VCD kegiatan TDA. Di bagian samping, tertumpuk pajangan buku-buku pilihan dari TDA Book Club.


Acara di mulai pukul 13.10 WIB diiringi oleh alunan musik penuh semangat dan dibuka oleh duet MC TDA yang keren, Ibu Yulia Astuti dan Pak Iim Rusyamsi.
Selanjutnya saya didaulat untuk menyampaikan sambutan dan kilas balik berupa pemutaran video dan slide kegiatan TDA.


Berikutnya Pak Haji Ali, founder dan inspirator TDA menyampaikan kisah suksesnya dan wejangan kepada para hadirin yang berjumlah sekitar 200 orang ini. Intinya, Pak Haji membakar semangat kita untuk take action memulai bisnis dan menjadi "raja kecil" untuk diri kita sendiri ketimbang menjadi TDB yang berdasi.


Setelah itu saya kembali tampil ke panggung untuk mengumumkan dan menyerahkan hadiah bagi pemenang logo TDA, yaitu Pak Asep Erwin.


Dalam kesempatan ini saya juga mengumumkan penerima penghargaan khusus kepada Action Member yang telah menginspirasi kita semua dengan keunikannya masing-masing, di antaranya: Pak Andry Andika (Inspiring TDA Supporter), Pak Khadik (Inspiring Real TDA), Pak Yoga (Inspirng Attitude), Bu Roess (Inspiring Active Member), Pak Eko ( Member Peduli), Mas Feli dan Mbak Anria (Inspiring Couple), TDA IT (Inspiring Team), Bu Yulia (Inspiring Action WOman), Pak Hadi (Inspiring Action Man), Pak Abduh (Inspiring Struggler) dan Pak Iim (Inspiring Leader).


Selanjutnya adalah talkshow pengalaman menjadi TDA dari member yang telah full TDA dan sedang menuju TDA. Acara ini diisi oleh Pak Masbukhin, Pak Budi Rachmat, Bu Febby dan Pak Hadi Kuntoro.


Setelah coffee break dan shalat Ashar, adalah waktunya TDA Challenge, yaitu tur bisnis dan wisata ke Malaysia dan Singapura bulan Juli 2007. Dengan biaya kurang lebih Rp. 6,5 juta kita akan jalan-jalan menikmati hasil bisnis kita selama 6 hari 5 malam di negeri jiran sambil bertemu dengan para pengusaha di sana. Syaratnya, uangnya diperoleh dari keuntungan bisnis, bukan dari gaji. Pendaftarannya akan ditindaklanjuti di milis.


Selepas itu MC membuat sebuah acara kejutan, yaitu menantang dan memanggil ke panggung para member yang bertekad untuk menjadi TDA tahun 2007 ini. Luar biasa, banyak yang langsung maju dan diabadikan gambarnya sebagai bentuk afirmasi dari cita-citanya itu. Di antaranya adalah: Pak Dwi Wahyono, Pak Eko Junaedi, Pak Yuswa, Pak Hasan Basri, Pak Purwantiko Y, Pak Andry, Bu Roess,Mbak Anria, Pak Hadi, Pak Tosi Risman, Pak Andi Purnomo Pak Hidayat, Bu Ina dan beberapa member yang belum saya kenal namanya.
Berikutnya adalah sesi pembelajaran dari Action Business Coach yang disampaikan oleh Pak Prijono. Topiknya adalah Mind Rich, yaitu bagaimana mewujudkan keinginan kita menjadi orang kaya dengan menyelaraskan pikiran dan perilaku kita. Sungguh, topik yang terlalu menarik dibahas dalam waktu yang singkat.


Akhirnya, tibalah waktu yang ditungu-tunggu, yaitu wisuda para Action Member yang telah menetapkan diri sebagai TDA. Para TDA-ers dipanggil ke panggung dan disematkan pin bertuliskan "Yes, I am TDA" oleh Pak Haji Ali dan sertifikat dari saya. Ini adalah wisuda yang berbeda dari biasanya. Kata Pak Haji, para wisudawan/wati setelah ini harus membuka pekerjaan sebanyak-banyaknya bagi orang lain.


Para wisudawan/wati antara lain: Pak Masbukhin, Pak Yoga, Pak Donny, Pak Aji, Bu Febby, Pak Andi Sufariyanto (Surabaya), Pak Prasetyo, Bu Liza, Bu Mardiyah, Pak Yusef, Pak Muslih, Pak Indra, Pak Guruh, Pak Didin, Pak Abduh, Pak Wahyu (Bandung), Pak Aris, Pak Parvidia, Pak Adzan, Pak Fauzi Rachmanto, Bu Waru, Bu Nadia, Pak Indro, Pak Philips, istri Pak Andi PUrnomo dan Bu Silvia.


Pak Yusef kemudian hadir dengan memberikan semangat dan motivasi bagi para member yang ingin mewujudkan keinginannya menjadi TDA. Lampu ruangan dimatikan dan peserta diminta untuk duduk rilek memvisualisasikan keinginannya itu dengan diiringi musik lembut. The power of visualization.


Pukul 18.30 acara ditutup sementara untuk shalat Maghrib dan makan malam yang disediakan oleh Arini Catering milik Bu Liza dan Pak Andi Sasongko. Makanannya enak, lho. Sambil makan malam dan networking, peserta juga menonton preview film The Secret yang heboh itu. Insya Allah, segera akan diputar dan didiskusikan di TDA setelah milad ini.


Akhirnya, Pak Haji muncul lagi ke panggung dengan memberikan kejutan buat kita semua. Apa itu? Ya Pak Haji memberikan kesempatan bagi 3 orang member yang sungguh-sungguh ingin berbisnis dan kesulitan modal. Pak Haji akan memberikan pinjaman tanpa bunga masing-masing Rp. 10 juta kepada mereka. Syarat, prosedur dan kriterianya akan disampaikan oleh founder TDA di milis. Pak Haji juga memberi kesempatan kepada member yang ingin berbisnis batik pekalongan dengan memberikan sebuah ruko gratis selama 6 bulan di Tanah Abang.


Acara selama kurang lebih 7 jam ini berlangsung dengan antusiasme dari para hadirin. Hampir tidak ada peserta yang beranjak pulang. Ini suatu prestas buat panitia dari TDA EO. Luar biasa.
Sumbangan doorprize dari para member dibagikan dan hampir tidak habis-habisnya, saking banyaknya.


Terima kasih sekali lagi kepada panitia (Pak Didin, Pak Dwi, Pak Iim, Pak Hasan, Bu Yulia, Pak Andry, Bu Roess, Pak Eko, Pak Andy, Bu Liza, Bu Yuni, Pak Arief, Pak Purwoko, dll), para sponsor (Bank Syariah Mandiri, Majalah Wirausaha dan Keuangan, Action Business Coach, Prime Consulting dan Bank Saudara), media massa yang telah mendukung suksesnya acara ini (Majalah WK, Pengusaha, DUIT!, Radio Dakta, dll). Dari saya pribadi mohon maaf atas segala kekurangan dan kealpaan.


Ayo, bersama kita menebar rahmat, seperti kata Pak Haji Ali.


Salam FUUUNtastic TDA!

Happy 1st Anniversary TDA.
Wassalam,

Roni

Salah satu founder TDA

Komentar