Desakkan Diri Anda Agar Seluruh Potensi Anda Keluar

Desakkan Diri Anda Agar Seluruh Potensi Anda Keluar
Saya yakin, apapun keadaan anda sekarang ini, masih banyak potensi yang anda miliki yang belum digunakan, atau masih dianggurkan. Sungguh sangat disayangkan. Hal itu dikarenakan anda belum tahu bagaimana caranya menggunakan seluruh potensi yang anda miliki. Padahal resepnya cuma sederhana. Anda tinggal mengkondisikan diri anda dalam keadaan terdesak, maka akan dengan sendirinya, seluruh potensi anda akan dipaksa untuk dikeluarkan.
Anda mesti berhati-hati, agar potensi baik saja yang dikeluarkan, bukan potensi buruk. Karena dalam diri manusia bersemayam kedua potensi tersebut dan sama kuatnya. Anda mesti melatih diri sebelumnya, agar potensi baik meningkat, sementara potensi buruk yang menurun.
Kondisi krisis ekonomi di Indonesia sekarang ini, bisa menjadi buruk atau baik tergantung cara kita memandangnya. Bagi sebagian orang, kondisi tersebut membuat kita semakin terpuruk dan sulit untuk bangkit kembali. Karena yang dikeluarkan adalah potensi buruk, sehingga yang muncul adalah main hakim sendiri, perkelahian antar kampung, dan semangat memisahkan diri dari negara kesatuan Indonesia. Tapi, bagi sebagian lain, kondisi tersebut justru memaksa kita untuk berpikir lebih baik ketimbang sebelumnya, sehingga yang muncul adalah upaya kreatif untuk bangkit dari keterpurukan. Kita, yang selama ini menikmati banyak dari fasilitas pemerintah, sekarang mesti dipaksa berpikir untuk memfasilitasi sendiri. Keadaan ini memaksa kita untuk mengeluarkan seluruh potensi kita yang selama ini tidak digunakan.
Oleh karena itu, kondisikan diri anda dalam keadaan terdesak….terjepit oleh keadaan…..melalui perbuatan yang diluar kemampuan…kebiasaan…pengetahuan…. dan pengalaman hidupnya….keadaan tersebut akan memaksa anda untuk mengeluarkan semua potensinya….karena anda akan selalu dipaksa untuk berpikir dan bertindak…bukan hanya otak kirinya…..tapi juga otak kanannya….bukan hanya hal yang logis….tapi juga yang tidak logis…..dan pada akhirnya akan muncul semua potensi dirinya yang luar biasa….yang selama ini terpendam….tersimpan….dianggurkan….tidak digunakan…..makanya jangan heran apabila anda akan kagum dengan diri sendiri….karena ternyata anda telah menghasilkan karya besar….yang tidak diperkirakan sebelumnya….amiinnn…
Contohnya, banyak pengusaha yang sukses, bukan karena keahliannya dalam bidang yang digelutinya, tapi karena keadaan yang mendesaknya. Misalnya mentor kita, yang pada awal pendirian Primagama, bukanlah orang yang ahli dalam bidang bimbingan belajar. Keadaan tersebut memaksanya untuk belajar bagaimana agar ahli dalam bisnis bimbingan belajar. Dan terbukti bahwa sekarang beliau merupakan seorang ahli dalam bisnis bimbingan belajar dengan menciptakan metode smart solution yang telah di patentkan.
Contoh lain adalah ketika Jaya Suprana harus memberikan seminar dengan waktu yang mendesak, sehingga terpaksa makalahnya dibuat diatas pesawat dalam perjalannya dari Semarang menuju Jakarta di Universitas Indonesia. Beliau mengaku bahwa dengan keadaan mendesak tersebut telah membuatnya mengeluarkan seluruh potensinya. Begitu pula dengan Mohamad Sobary yang diminta untuk membuat artikel di surat kabar dan majalah secara mingguan. Beliau juga mengaku bahwa dengan waktu yang mepet tersebut, ternyata dapat mengeluarkan seluruh potensinya. Penulis yang lain adalah Gede Prama, ketika saya bertemu, beliau mengatakan perlunya mendesakkan diri kita agar potensi yang selama ini terpendam bisa keluar. Begitu pula dengan saya sendiri ketika menulis pelajaran eu ini, yang terpaksa harus menulis hampir setiap hari, karena diminta oleh mentor kita untuk segera dibukukan dan launching pada saat pertemuan nasional enterpreneur university tanggal 13 s/d 15 September 2002.
Bagi anda yang masih karyawan, desakan diri anda dengan membuka usaha. Anda terdesak, karena waktu anda terbatas. Anda merasa tidak punya waktu untuk berbisnis. Meskipun sebenarnya andalah yang mengatur waktu, bukan waktu yang mengatur anda. Apalagi kalau modal anda juga terbatas. Keterdesakan tersebut setidaknya akan membuat anda berpikir. Yang dulunya hanya memikirkan kantor anda atau perusahaan tempat anda bekerja, sekarang anda juga harus memikirkan bisnis anda. Yang dulunya anda tidak pernah berpikir tentang pinjaman bisnis, sekarang mulai kusak-kusuk bagaimana caranya mendapatkan pinjaman untuk bisnis. Belum lagi kesulitan-kesulitan lain yang mungkin timbul di bisnis anda. Begitu pula bagi anda yang sudah punya bisnis, anda dapat membuka cabang atau bisnis yang lain. Dengan demikian, Anda terpaksa harus berpikir dan bertindak lebih banyak lagi agar bisnis anda berjalan, karena ada karyawan disana yang mesti anda gaji setiap bulannya. Keadaan tersebut, akan memaksa anda untuk mengeluarkan seluruh potensi anda. Dan akhirnya anda akan terpesona bahwa ternyata anda bisa. Silahkan mencoba.

Komentar